Friend Zone (2019)

[NO SPOILER] Sebuah ulasan film.

Sesuai dengan judulnya, cerita yang diberikan ke penonton sebenarnya tidak terlalu baru. Khususnya bagi yang pernah atau sering merasakan. Menceritakan dua pasang muda-mudi yang ‘sahabatan’ sejak sekolah. Menjalin hubungan selama 10 tahun dan diceritakan dengan alur maju mundur.

Perbedaannya ada pada teknik bercerita. GDH alias Gross Domestic Happiness punya cara unik untuk membuat alurnya yang meskipun diceritakan dari tahun 2009 sampai 2019, lalu kembali lagi ke tahun 2010, kembali lagi ke 2019, dan seterusnya, tetap bisa nyambung dan dinikmati. Humor yang relatable juga bikin ngakak sambil nangis.

Continue reading “Friend Zone (2019)”
Advertisements

Us (2019)

[NO SPOILER] Sebuah ulasan film.

Jordan Peele kembali dengan cerita seram lain. Ditulis, disutradarai, dan diproduksi sama dia sendiri. Kali ini bukan soal penjualan budak berkedok pacaran. Bukan juga soal isu rasisme yang belakangan ini kerap dibahas dalam film-film baru. Kali ini ceritanya sederhana. Melawan diri sendiri. Like… literally. You face the same exact person right before your eyes. It knows how you talk, how you walk, eat, and even has the same family as you.

Poin terkeren dari film ini ada pada akting para pemainnya. Terutama Lupita Nyong’o yang bisa mainin dua karakter berbeda. Satu bikin deg-degan dan satu bikin gregetan. Ya mungkin mirip Birdman, tapi nggak mirip-mirip banget. Kudos buat beliau!

Continue reading “Us (2019)”

Captain Marvel (2019)

[NO SPOILER] Sebuah ulasan film.

Seorang makhluk tanpa kekuatan super bernama Fa-Uzie hendak menceritakan kesannya tentang Captain Marvel. Origin story ini sebenernya nggak jauh beda sama cerita superhero yang lain. Nggak banyak hal baru yang disuguhkan. Secara umum, Captain Marvel yang lupa ingatan berusaha menemukan jati dirinya dengan mengorek masa lalu yang sempat hilang. Semua itu untuk berubah sebagai pahlawan yang sebenarnya.

Porsi penting cerita ada pada pengembangan karakter mbak Brie Larson sendiri. Campuran karakter humoris Tony Stark dan sosok prajurit Steve Rogers yang dicampur jadi satu dalam tubuh perempuan bernama Carol Danvers ini cocok buat jadi jembatan cerita ke film Marvel bulan April. Mungkin pembuat karakter ini pengen mencampur dua sisi tersebut, terus dikasih kekuatan super yang overpowered. Jadilah Captain Marvel.

Continue reading “Captain Marvel (2019)”

Extreme Job (2019)

[NO SPOILER] Sebuah ulasan film.

Bisa dibilang ini merupakan film korea ketiga saya. Sebelumnya mungkin cuma nonton Train to Busan yang entah kenapa nggak seru-seru banget.
Mungkin karena pasar di sana lebih doyan drama daripada nonton makhluk pemakan daging (manusia). Pernah juga nonton Miracle in Cell No. 7 yang ternyata juga main di film ini. Tapi ya cuman inget mukanya, bukan namanya. Kalo namanya mah yang inget cuman Lee Hanee aja.

Berangkat dari salah satu episode Running Man dan banjir rekomendasi di Twitter buat nonton film ini, akhirnya, demi menutup Februari dengan film yang mumpuni, saya meyakinkan diri untuk melangkah dan beranjak dari kursi kerja ke kursi bioskop. Iya, hidup saya nggak jauh-jauh dari kursi dan layar dalam beberapa bulan terakhir. Alhamdulillah Cinemaxx masih menyuguhkan film ini. Sepertinya hari setelah saya nonton film ini, Extreme Job udah nggak tayang lagi karena pasti bakal didominasi sama mbak Dilan dan mas Milea.

Continue reading “Extreme Job (2019)”