January

Just because we don’t always agree.
After all, we still talk on the same degree.
Neither majority nor minority.
Under the same serendipity.
Along with our independency.
Rout the womb of indecency.
You my friend, it’s time to make a mend.

Budug Asu, 19 January 2019
-FA

Advertisements

Glass (2019)

[NO SPOILER] Ini ulasan film.

glass poster
sumber: bleedingcool.com

Satu lagi film superhero produksi M. Night Shamalan. Film terakhir dari triologi Unbreakable (2000) dan Split (2016). Sepertinya Shyamalan emang merencanakan trilogi ini sebagai film yang berjarak lama (16 tahun dari Unbreakable) karena nunggu anaknya Joseph (Spencer Treat Clark) biar gede dulu. Jadi keseluruhan cerita bisa nyambung di akhir trilogi ini.

Sesuai dengan judulnya, inti film ini fokus pada Mr. Glass a.k.a. Elijah Price. Tapi David dan Kevin juga masih dapat porsi besar dalam film. Jadi ya pembagian porsinya masih pas.

Walaupun nggak banyak porsi dalam film, mbak Casey (Anya Taylor-Joy), mas Joseph, dan ibunya Elijah juga hadir melengkapi masing-masing karakter utama. Layaknya film maupun komik superhero, keluarga selalu menjadi poin penting dalam setiap pembentukan karakter masing-masing superhero.

Continue reading “Glass (2019)”

Nusantara

Welcome to Nusantara
Now, we live in an era
Where two sides of minion
Whining over opinion

Arguing like a professional
Still, we all know it’s personal
Sounds statistic
Yet ain’t fantastic

We hope for neutrality
But it’s simply just reality
Shouting and swearing
Deafening and discriminating

Thus, instead of blaming
Let’s start evaluating
Interfere the game, player one
Till ‘haven’t done’ becomes ‘done’

This is your era
This is Nusantara
Make your flames lash out
Burn the fake shriek and shout

Some people will follow
Some else will say no
Well, it’s part of the game
Just focus on what you aim

Malang, 10 January 2019
-FA

How to Train Your Dragon: The Hidden World (2019)

[NO SPOILER] Cuma ulasan sederhana.

sumber: imdb.com

Seperti kata Hiccup di trailer, film ini punya musuh yang beda dengan film-film sebelumnya. Namanya Grimmel. Ia bukan antagonis yang hanya modal otot seperti di sequel kedua. Jadi seperti yang ditampilkan di trailer, Grimmel mainnya strategis.

Ada 3 hal yang paling saya suka dari film ini:

  1. Toothless
  2. Toothless
  3. Toothless

Sang Alpha yang punya porsi besar di dalam cerita menampilkan gaya khasnya. Khususnya pas dia ketemu Bright Light Fury. Banyak perkembangan karakter dibandingkan dengan cerita yang sebelumnya.

Continue reading “How to Train Your Dragon: The Hidden World (2019)”